HomeArtikel / ArticleKASIHNISASI ( KRISTUSNISASI ) VS AGAMANISASI ( KRISTENISASI ) Log in

Comments

KASIHNISASI ( KRISTUSNISASI ) VS AGAMANISASI ( KRISTENISASI ) — 7 Comments

  1. Menurut saya dalam tulisan ini dan tulisan-tulisan Ev.Andereas Dermawan (AD) lainnya , AD telah melakukan generalisasi yang berlebihan.

    Dari pengamatan saya sangat jarang oleh Kristen dilakukan kristenisasi, yang banyak (dan harus) dilakukan Kristen adalah memperkenalkan Yesus Kristus dan pemberitakan kabar baik yang disampaikan oleh Yesus Kristus.

  2. Menanggapi comment Bpk Priasumardi, tidaklah tepat kalau saya dikatakan telah melakukan generalisasi, yang saya lakukan adalah memperlihatkan potret kekristenan masa kini dengan menampilkan 2 potret yang berbeda. Dan saya perlihatkan dengan gamblang ciri2 masing potret tsb. 1. Potret pengikut agama Kristen dengan ciri2nya dan satu lagi potret pengikut Kristus dengan ciri cirinya, dengan demikian setiap orang bisa mengcrosscheknya dengan kondisi riil pada masa kini. Demikian penjelasan dari saya, bila ada comment/pertanyaan lainnya selaku hamba Kristus saya siap menjawabnya.

  3. Pak Andereas yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

    1. Per definisi seorang yang beragama kristen adalah pengikut Kristus.

    2. Apakah ciri2 yang Anda tulis dalam tulisan Anda diatas didasarkan pada penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan atau sekedar hasil pengamatan Anda atas situasi di lingkungan kecil Anda saja.

    3. Kalau didasarkan pada penelitian yang sahih dapatkah Anda jelaskan metoda yang Anda terapkan? Saya kira kita seharusnya tidak gegabah menarik suatu konklusi yang sangat penting tanpa dasar-dasar yang sahih.

  4. Saya tertarik atas respon anda Pak Priasumardi. Karena dengan adanya komunikasi seperti ini, berarti ada keseriusan anda membaca Firman Tuhan, karena selama ini orang kristen tidak tertarik membaca renungan apalagi mau mengujinya, karena begitu mengakarnya tradisi agamawi sejak zaman Yesus sampai masa kini. Dari comment Bapak ada 3 hal yang Bapak Utarakan dan saya akan responi satu persatu:

    1. Definisi dari Pengikut Kristus adalah orang2 yang mentaati secara letterlex apa yang diperintahkan oleh Yesus, bukan mentaati aturan2 yg dibuat oleh pemimpin agama, karena aturan2 agama yg begitu banyak telah disimpulkan dalam suatu perintah baru yg dikeluarkan oleh Kristus sendiri yaitu kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.Jadi dalam hal ini saya tetap berpegang pada statement saya pada artikel yg telah saya tulis yaitu orang beragama kristen belum tentu pengikut Kristus, dan harus diuji dari dasar pertobatannya.

    Hal berikutnya 2. apakah tulisan saya ini dapat dipertanggung jawabkan, dan apa hanya pengamatan dilingkungan kecil saja. Jawabnya dengan tegas saya berani mempertanggung jawabkan tulisan saya ini dalam forum diskusi apapun. Dan ini bukan sekedar pengamatan pribadi dilingkungan kecil, tetapi ini merupakan kekeliruan yg terjadi diseluruh dunia yg perlu mendapatkan pencerahan dan informasi Injil yg benar karena Tuhan Yesuspun mengingatkan murid2Nya untuk waspada terhadap penyesatan Injil yg telah diserongkan/dipalsukan oleh parisi/pemimpin agama waktu itu, namun sampai kini dalam rupa parisi modernpun tidak juga bertobat. Bahkan saya menyerukan pertobatan massive untuk seluruh penduduk dunia ini, selama zaman kasih karunia ini masih terbuka.

    Dan hal ke 3. Apakah saya punya dasar yang sahih? Kembali dengan tegas saya sampaikan dasar yg saya gunakan sebagai nara sumber adalah Tuhan Yesus Kristus sendiri/ Sang Firman yg hidup, yg ucapan2nya tidak berani saya tafsirkan, tetapi saya taati secara letterlex, itulah acuan saya.Supaya anda dapat memperoleh penjelasan secara menyeluruh/secara utuh saya himbau anda baca Alkitab seluruhnya dari Kejadian sampai Wahyu,dan jadikan ucapan Kristus sebagai rujukannya. Kemudian bacalah seluruh tulisan saya tidak sepotong sepotong karena tulisan saya dalam bentuk serie renungan. Kemudian anda mengkrosscheknya. Adapun Website saya adalah http://andereasdermawan.wordpress.com dan http://10ad.wordpress.com bisa juga dilihat dinotes Face Book saya.

  5. Pak Andereas yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

    Definsi yang umum Kristen adalah pengikut Kristus.

    Menurut pemahaman saya dalam upaya memahami Firman Tuhan yang tertera dalam Alkitab adalah bahwa Alkitab adalah kitab rohani. Dengan demikian Seluruh Alkitab memuat makna rohani yang lebih dalam yang tersembunyi misalnya dalam perumpamaan dan kiasan dalam ayat-ayat yang nampak seperti pernyataan moral atau historis yang sederhana. Kita dapat belajar lebih dalam lagi dengan melihat pesan rohani simbolis dari ayat-ayat. Yesus harus menegur para pengikut-Nya, dan sama halnya dengan orang-orang Farisi yang mencoba untuk memahami firman-Nya secara harfiah (letterlijk) ketika Dia menyampaikannya secara simbolis (dengan makna rohani yang lebih dalam).

    Beberapa contoh saja:

    1) Matius 16:6-8 Yesus berkata kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.” Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak membawa roti.” Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!”

    2) Yohanes 3: 3 Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

    3) Yohanes 4:11,13 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?” Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi.”

    4) Yohanes 6:51-53, 60-61,66 Akulah roti hidup yang telah turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia. Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: “Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan.” Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.”… Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: “Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?” Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: “Adakah perkataan itu mengguncangkan imanmu?”… Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

    Dan masih banyak yang lainnya lagi. Jelaslah bahwa dalam banyak hal kita tidak boleh memahami firman-Nya yang tertera dalam Alkitab secara harfiah (letterlijk) .

  6. Salam untuk Bpk Priasumardi. Dari respon anda sepertinya anda belum membaca website dan tulisan2 saya seluruhnya. Karena disconnect dengan substansi berita Injil yg saya sampaikan. sebab itu sekali lagi saya himbau anda membaca ulang Alkitab sekali lagi secara lengkap, setelah itu anda bisa mengkrosschecknya dengan tulisan saya. Sehingga antara yg dikomentari dengan tulisan saya ada kaitan konteksnya. Mengenai roti beragi yg diajarkan oleh farisi justru kalau Bapak cermat sesungguhnya Bapak meneguhkan artikel tulisan saya, dimana Yesus mengecam mereka telah mentafsirkan sendiri ucapan Yesus dengan arti2 rohani/agama dan menolak perintah Yesus secara letterlex. Dan banyak lagi ucapan2 Yesus yg letterlex diplintir oleh parisi modern zaman ini dengan tafsiran2 religius/rohani mereka. Justru Yesus memperingatkan untuk waspada terhadap mereka. Saya tetap berpegang pada ucapan Yesus secara letterlex ketimbang mengikuti tafsiran2 manusia. Karena Tuhan Yesuspun sudah memperingatkan kepada pengikutNya untuk tidak boleh menambah atau mengurangi isi Alkitab apalagi mentafsirkannya seperti yg dilakukan oleh parisi sejak zaman Yesus bahkan sampai sekarang dalam rupa parisi2 modern zaman ini.Dan celakalah orang yg melakukannya. Jadi dalam hal ini terbuktilah apa yg dikatakan Yesus ada 2 komunitas yg berbeda, satu percaya Yesus berdasar tafsir para parisi dan satu lagi komunitas domba yg secara letterlex/lugu mentaati perintah Yesus secara letterlex. Pilihan ada disetiap orang. Kalau anda lebih percaya pada buku tafsiran manusia, berarti ada berbeda dengan saya yg percaya Yesus secara apa adanya ( letterlex ). Kiranya anda diberikan hikmat untuk memilih komunitas Kristus yg benar.Dan berani berpindah dari komunitas antikris. Waspadalah, Antikris menyamar sebagai malaikat terang.

  7. Pak Andereas yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

    Dari komentar Anda diatas saya menarik kesimpulan bahwa Anda:

    – terlalu cepat menarik kesimpulan dan cenderung menghakimi

    – tidak benar-benar membaca dan mencoba memahami komentar-komentar yang saya berikan dan hanya ingin memaksakan pendapat Anda sendiri.

    Oleh karenanya sebaiknya diskusi kita disini kita akhiri saja.

    Kiranya kasih dan damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus senantiasa menyertai Anda.