Kerinduan Beribadah

Kerinduan Beribadah
Oleh: Krisma

Ketika rutinitas pekerjaan memaksa kita bekerja hingga 24/7 seminggu, hingga terkadang kita lupa mengisi roh kita dengan komunikasi dengan-Nya. Apakah kita baru merindukan Tuhan dikala waktu senggang saja ?? Saya rasa tidak, namun itu kebanyakan yang terjadi di tengah kesibukan orang di kota besar.

Saya teringat ada firman Tuhan berkata, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Mat 6:33); Mengapa kita harus mencari kerajaanNya dahulu ? Kenapa tidak kita langsung melakukan kegiatan yang kita lakukan setiap harinya ?..Dulu ini merupakan satu pertanyaan besar buat saya, namun saat ini hal tersebut sudah menjadi acuan saya dalam berkatifitas, artinya setiap kali pagi sebelum beraktifitas ada kalanya kami (saya dan istri) membaca firman atau pun berdoa, jika tidak sempat dan terlalu letih kita mendengarkan lagu-lagu rohani atau sekedar mengucapkan trima kasih Tuhan atas hari ini. Memang terkadang kami lupa akan hal2 tersebut :p, maklum kami juga masih manusia biasa yang masih jauh dari sempurna :), namun dengan melakukan hal-hal tersebut hari-hari yang kami jalani terasa lebih bermakna dan berisi dibanding kita lupa melakukan hal-hal tersebut.

Diluar dari hal diatas dimana kita beribadah secara personal kepada Tuhan, ada saatnya juga kita harus beribadah bersama-sama dengan saudara seiman yang lain. Lho koq masih ibadah dengan orang lain ? Apa tidak cukup kita ibadah secara personal kepadaNya di rumah atau di kamar saja misalnya ?. Mungkin ada benarnya juga hal tersebut, namun ada tidaknya juga. Saya teringat satu ayat di Ibr 10:25 dimana dalam ayat tersebut agar kita jangan menghindari pertemuan-pertemuan ibadah. Pada dasarnya adalah manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendirian, dia perlu pendamping dan keberadaan orang lain disekitarnya, Nah dengan itulah maka manusia yang sudah dilahirkan baru perlu menghadiri pertemuan-pertemuan ibadah dimana di dalam pertemuan itu sebagai sarana kita untuk saling meneguhkan, menguatkan, bahkan meringankan beban hidup kita sehari, bahkan kadang pula Tuhan berbicara di pertemuan-pertemuan itu karena Ia selalu ada di dalam pertemuan-pertemuan tersebut (Mat 18:20)

Ada pengalaman saya, pernah suatu ketika saya rindu sekali hadir di dalam persekutuan doa di suatu tempat yang sudah lama sekali saya tidak hadiri. Saya tergerak atau digerakkan luar biasa untuk bisa hadir disana, dengan yakin dan semangat saya miliki saya bisa hadir di sana walaupun sedikit telat menjelang masuk firman Tuhan. Saya sempat menangis (sssst jgn bil siapa2 ya :p ) entah kenapa, mungkin saya terlalu rindu dengan suasananya atau memang ketika menyanyi masuk firman Tuhan, nyayian itu menyentak saya luar biasa. Bahkan ketika firman dibawakan ternyata isinya adalah tidak jauh dari apa yang saya alami saat tersebut dan beberapa bulan belakangan. Ada apa ini ? Apa yang hendak Ia sampaikan ? Apakah ada yang salah dalam hidup saya . Itu pertanyaan yang masih saya simpan hingga saat ini dan suatu saat Ia pasti memeberikan jawabannya sesuai dengan waktuNya.

Janganlah kita terlalu disibukkan dengan segala aktifitas yang kita miliki sehingga kita lupa beribadah, sehingga kita baru merindukannya setelah senggang, biarlah beribadah itu menjadi suatu yang bisa membangun hidup kita lebih. Dan jangan biarkan kerinduan kita beribadah terhalang oleh segala aktifitas kita sehari-hari.

Tuhan Memberkati

 

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>